Kamis, 02 Mei 2013

Save Agricultural Save Food Resilience



Pertanian merupakan kegiatan manusia yang meliputi tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, dll. Pertanian menjadi hal penting bagi kebutuhan pangan pokok manusia seperti menghasilkan beras, gandum, sagu, dll.

Indonesia salah satu Negara yang memiliki tanah subur, mengambil petikan lirik dari Koes Plus yang berjudul “Kolam Susu” yaitu:
            Orang bilang tanah kita tanah surga
            Tongkat kayu dan batu jadi tanaman




"orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman" maksud dari kutipan lirik tersebut adalah apapun yang kita tanam di tanah Indonesia ini pasti akan tumbuh menjadi tanaman dan menghasilkan sesuatu yang pastinya baik untuk kebutuhan manusia.

Indonesia memiliki berjuta-juta hektar tanah subur, tetapi sayangnya kini Indonesia sudah jauh berbeda. Kini banyak lahan-lahan yang dibeli oleh suatu lembaga (swasta) untuk dibangunkan menjadi mall, hotel, apartemen, kantor, dll. Sehingga banyak petani yang kehilangan mata pencahariannya karena minim lahan untuk bertani.

Tragisnya kita pernah membeli beras Impor dari luar negeri sebagai mempertahankan ketahanan pangan di Indonesia. Padahal kita bisa menghasilkan beras dan memiliki kualitas yang bagus tanpa harus membeli beras di luar negeri. Sehingga masyarakat harus membeli beras dengan harga yang mahal. Adapun beras raskin tetapi beras raskin banyak yang tidak layak untuk di konsumsi.

Masalah lain dari hal pertanian atau perkebunan adalah zat pengawet yang digunakan oleh petani dalam membasmi hama. Banyak petani yang menggunakan zat kimia pengawet (pestisida) untuk membasmi hama dan mempercantik hasil tanamannya (sayur dan buah). Tetapi buah dan sayur tersebut akan menjadi racun di dalam tubuh kita karena pestisida yang berlebihan. Hal tersebut tentunya akan menjadi masalah bagi masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang sehat. Karena sulitnya menemukan sayuran atau buah-buahan yang organik (tanpa zat kimia)

dari masalah-masalah tersebut kegiatan sosial yang akan di bentuk dengan judul
Save Agricultural Save Food Resilience (Selamatkan pertanian Selamatkan Ketahanan Pangan).
Yaitu dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggarap lahan yang mati atau tidak produktif untuk di produktifkan kembali dengan berbasis pertanian atau perkebunan organik. Sekaligus memberikan peluang bagi petani yang kehilangan matapencahariannya karena tidak memiliki lahan untuk bertani. Dan mengajak masyarakat untuk menanam tanaman pokok seperti buah-buahan, sayuran, atau rempah-rempah di setiap rumahnya agar melestarikan budaya tanaman organic dilingkungan sekitar. Sekaligus menghijaukan lingkungan.